Hanya Sebuah Cerita
Teman dari Rooftop
Di sebuah kost kecil di kawasan Kemang, ada seorang gadis bernama Lala yang selalu menghabiskan malam di rooftop. Dia suka membawa buku dan secangkir teh hangat, menyaksikan kilatan lampu kota yang berkelap-kelip.
Suatu malam, saat dia sedang asyik membaca, terdengar suara gitar yang lembut dari sudut rooftop yang jauh. Lala melihat seorang pemuda dengan rambut sedikit kusut sedang bermain gitar sambil bernyanyi lagu jadul. Suaranya merdu dan penuh perasaan.
Tanpa sadar, Lala sudah berjalan mendekat. "Lagu itu sangat indah," ucapnya pelan.
Pemuda itu terkejut tapi langsung tersenyum. "Terima kasih. Nama saya Rio. Saya baru pindah ke kost sebelah minggu lalu. Seringkali saya bermain gitar di sini karena suasananya tenang."
Sejak itu, setiap malam mereka bertemu di rooftop. Lala membacakan puisi yang dia tulis sendiri, sedangkan Rio menyanyi dan bermain gitar untuknya. Mereka berbagi cerita – tentang impian Lala yang ingin jadi penulis, dan cita-cita Rio yang ingin membentuk band musik sendiri.
Suatu hari, Rio menunjukkan surat penerimaan dari sebuah sekolah musik terkenal di luar kota. "Ini adalah kesempatan besar untuk saya, tapi saya akan sangat merindukan malam-malam di sini," katanya dengan mata penuh haru.
Lala memberikan sebuah buku kecil padanya. "Di dalamnya ada semua puisi yang pernah saya baca untukmu. Jadikan itu temanmu di sana. Dan janjilah, kamu harus terus membuat musik yang indah ya!"
Rio mengangguk dan memberikan sebuah senar gitar kecil sebagai kenang-kenangan. "Saat saya bermain gitar nanti, saya akan merasa seperti masih di rooftop itu bersama kamu."
Malam sebelum Rio pergi, mereka kembali bertemu di rooftop. Kali ini, Rio bermain lagu yang dia ciptakan sendiri – lagu tentang teman baru yang membuat malam-malam Jakarta jadi lebih berwarna.
Mau tema cerita yang lain? Atau mungkin cerita dengan tokoh atau latar yang spesifik kayak petualangan di hutan atau cerita tentang makanan khas Jakarta? 😁

0 Komentar untuk "Hanya Sebuah Cerita"